New Design

July 31, 2009

New Design has come!!!!

Pre Order and Suggestion are Welcome  see it  di sini

ngepit


Terimakasih – Ready to Ship

July 10, 2009

Terimakasih yang sudah order ;

  • Om Topan Jkt  >> Kaos dah dianterin pake sepeda
  • Om Irsan Bintaro >> Kaos sudah sampa
  • Om Dedy Tangerang >> Kaos Sudah sampai
  • Om Satrio Semarang  >> waiting confirmation
  • Om Ari Pamulang >> Kaos sudah sampai
  • Om Heru >> kaos On the Way
  • Nte Diah >> silahkan memilih

Ready to Order

July 6, 2009

Pada kesempatan ini sudah ada beberapa design kaos yang sudah bisa di order ;

Bahan :  Cotton Combed 20
Ukuran ukuran1

Lebar X Panjang

M 44 cm X 68 cm

L 50 cm X 69 cm

XL 53 cm X 71 cm


Selamat datang di PIT

July 6, 2009

Sekilas sejarah T-shirt

Kaus oblong atau disebut juga sebagai T-shirt adalah jenis pakaian yang menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu, dan perut. Kaus oblong biasanya tidak memiliki kancing, kerah, ataupun saku. Pada umumnya, kaus oblong berlengan pendek (melewati bahu hingga sepanjang siku) dan berleher bundar. Bahan yang umum digunakan untuk membuat kaus oblong adalah katun atau poliester (atau gabungan keduanya). Mode kaus oblong meliputi mode untuk wanita dan pria, dan dapat dipakai semua golongan usia, termasuk bayi, remaja, ataupun orang dewasa.

Asal muasal nama inggrisnya, T-shirt, tidak diketahui secara pasti. Teori yang paling umum diterima adalah nama T-shirt berasal dari bentuknya yang menyerupai huruf “T”, atau dikeranekan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai “training shirt”

sejarah sepeda

Seperti ditulis Ensiklopedia Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Prancis. Menurut kabar sejarah, negeri itu sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede. Bertahun-tahun, velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk hasil rancang bangun kendaraan dua roda.

Adalah seorang Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn yang pantas dicatat sebagai salah seorang penyempurna velocipede. Tahun 1818, von Sauerbronn membuat alat transportasi roda dua untuk menunjang efisiensi kerjanya. Sebagai kepala pengawas hutan Baden, ia memang butuh sarana transportasi bermobilitas tinggi. Tapi, model yang dikembangkan tampaknya masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki ciptaan sang Baron sebagai dandy horse.

Baru pada 1839, Kirkpatrick MacMillan, pandai besi kelahiran Skotlandia, membuatkan “mesin” khusus untuk sepeda. Tentu bukan mesin seperti yang dimiliki sepeda motor, tapi lebih mirip pendorong yang diaktifkan engkol, lewat gerakan turun-naik kaki mengayuh pedal. MacMillan pun sudah “berani” menghubungkan engkol tadi dengan tongkat kemudi (setang sederhana).

dari WIKIPEDIA


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.